Selasa, 12 Maret 2013

Kesatuan Bangso Batak Sedunia Calonkan Ir H. Tifatul SembiringPresiden RI 2014



Untuk priode mendatang ,kita usulkan agar Ir H.Tifatul Sembiring menjadi Presiden dan ini hendaknya didukung semua elemen Batak dimanapun berada .Hal ini dikatakan Ketua Umum Kesatuan Bangso Batak Sedunia (KBBD) Prof Drs Janter Siahaan SH kepada Ir Tifatul Sembiring dan disaksikan ratusan masyarakat dari berbagai elemen dan etnis dalam acara silahturahim yang diadakan diHotel Madani Medan jumat malam (22/2).Saat memberikan ulos ,Ketua Umum KBBD juga didampingi DR GR Sitnggang,Nihennen Sinulingga.Selain Tifatul Sembiring juga diberikan ulos kepada dua orang anggota DPR RI dan kepada salah seorang ustad

Siahaan mengajak semua orang batak tanpa membedakan agama ,agar menyetukan visi misi untuk mewujudkan pencalonan Presiden tersebut .Ucapan Ketua Umum KBBD mendapat aplosan dai hadirin sambil menyerukn horas horas

H.Tifaul sembiring didampingi salah seorang anggota DPR –RI bermarga Rambe dan anggota DPRD Sumut ,mengucapkan terimakasih atas pemberian ulos tersebut dan merasa kaget apakah saya sudah layak menjadi presiden ujarnya .Sebagai oleh-oleh Tifatul sembiring memberikan sebuah buku yang berjudul sepanjang jalan Dakwah TifatulSembiring.Tifatul yang kaya akan pantun dalam acara silahturahim tersebut mengajak agar mendukung program pemerintah

Acara silahturahim tersebut juga dihadiri masyarakat melayu ,masyarakat minang Aceh Sepakat sumut ,yayasan india muslim ,Forum masyarakat mandailing ,persatuan islam tionghoa,persadaan hindu masyarakat banjar ,batak muslim Indonesia (Ba)      

Senin, 14 Januari 2013

Warga Lingkungan 21 Kampung Baru Minta Kepling Dicopot

Warga Lingkungan 21 Kampung Baru Minta Kepling Dicopot
Medan / BNO- Sejumlah warga yang berdomisili di Lingkungan 21 Gang Perbatasan Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Medan Maimon mendesak dan meminta agar kepling nya secepatnya diganti. Pasalnya, masyarakat merasa oknum kepling tersebut kinerja nya "tidak bagus pada masyarakat dan tidak pernah mendengarkan keluhan warga serta mementingkan diri sendiri".

Selain itu, tidak peduli pada warga dan jarang mengikuti kegiatan masyarakat. Yang paling parahnya lagi jika ada warga yang meninggal dunia, maupun acara sunatan terlebih dalam acara kebersihan lingkungan pengurusan KTP, pengurusan beras raskin,acara israq mirad tak juga perduli. Menurut sumber di kampung itu, bahwa kepling tersebut hanya datang kekantor lurah ketika mengambil Honor saja.

Pernyataan keberatan warga atas kinerja oknum kepling tersebut telah disampaikann kepada lurah dan camat maimun. Bahkan 71 warga juga turut tanda tangani. Agar kepling Lingkungan 21 Gang Perbatasan kelurahan Kampung Baru dicopot dan segera diganti. Saat ditemui warga Lurah Kampung Baru Drs Doli Yusuf Hasibuan mengatakan kepada masyarakat bahwa dirinya tidak berani untuk mencopot kepling nya sendiri, pada mencopot kepling, lebih baik saya mengundurkan diri," ujar warga menirukan perkataan Lurah Kampung Baru.

Sedangkan Camat Medan Maimon Drs Amran Rambe s.sos ketika dikonfirmasi media online ini melalui hp mengatakan itu wewenang lurah," ujar Camat. Masyarakat Lingkungan 21 diwakili Danal mengatakan bila lurah Kampung Baru tidak bertindak untuk mencopot kepling nya, maka warga Lingkungan 21 Gg. Perbatasan akan mendatangi kantor Walikota Medan," tegas Danal.

Selain itu dalam waktu dekat warga Lingkungan 21 Gang Perbatasan akan mengadukan oknum Kepling Heri Susilo ke polisi karena diduga telah menuduh warga membuat surat palsu. "Kami akan buat pengaduan atas kasus ini," tegas Danal.(Red)

Minggu, 02 Desember 2012

Ketua BPKN :Effendy Simbolon Jangan Asal Bicara Korupsi


 
Ketua BPKN (Badan Penyelamat Kekayaan Negara )Prov Sumut Drs TR Girsang setelah membaca harian Analisa terbitan  27 November halaman 15 dengan judul “Cagubsu Effendy MS Simbolon ,30 persen APBN dan APBD dikorupsi “ maka kami menangapi .
Dalam rangka upaya bangsa indonesia untuk memberantas korupsi ,saudara effendy Simbolon menegeluarkan statemen bahwa korupsi di seluruh Indonesia dan Sumatera Utara sudah merajalela.
Sebagai calon Gubsu,kesempatan ini sudah menjadi bukti ,Apabila sdr Effendy Simbolon dapat dipilih rakyat sebagai Gubernur Sumatera Utara,maka beliau mampu memberantas korupsi tersebut ,shingga dana-dana APBN  dan APBD dapat dijamin tidak dikorupsi lagi
 
Sekarang timbul pertanyaan ,apakah statemen tersebut benar –benar ataun hanya sebagai “ thing are not they seem” (patamorgana)?perlu dikaji untuk dapat dirumuskan
Sebagai anggota DPR ,tentu beliau memiliki bukti-bukti tentang keterlibatan banyaknya pejabat Negara yang terlibat korupsi ,dan sekarang kenapa beliau tidak berani mengungkap dan melaporkan kepada yang berwajib selama ini dan andaikan apa yang dikatakan beliau salah,kenapa beliau kotori pilkada bersih.
Sebagai satu organisasi resmi Badan Penyelamat Kekayaan Negara Provinsi Sumatera Utara menyempaikan protes sejauh mana saudara Effendy Simbolon bertanggung jawab atas Statemen tersebut ,apakah itu statement pribadi ,Partai atau hanya sebagai calon gubsu ?
Kalau hanya 30%dari APBN 2011-2012 katakanlah Rp 1.700.000.000.000.000,- maka yang dikorupsi  Rp 550.000.000.000.000,-
Tolong dijelaskan siapa- siapa yang terlibat mengkorupsi dana –dana tersebut ,kalau beliau tidak sangup menjelaskan ,maka beliau telah menghakimin pejabat Negara dengan sangat keji dan kejam ,akan tetapi bila beliau ikut sebagai seorang calon Gubernur dalam pilkada Sumut ,harap dijelaskan siapa-siapa yang terlibat
Mungkin juga beliau sudah melanggar aturan kampanye terselubung dan ini perlu diperhatikan KPU Sumatera Utara
Mengingat tulisan Analisa diatas belum kami konfirmasi kepada Analisa ,maka kesempatan ini kami tanya,apakah tulisan ini karangan wartawan Analisa atau berita tersebut datang dari hasil suara Effendy Simbolon

Sabtu, 03 November 2012

Kejatisu !! Tersangka Pengrusakan Lahan Ubi yang Masih berstatuskan Tahanan Jaksa Kembali Membuat Onar Kepada Masyarakat



 Korban Pengeroyokan bernama Jonson Sihombing SH. melaporkan pelaku pengeroyokan pemukulan terhadap dirinya di Polsek Percut Sei Tuan. Para tersangka bernama Feri Simbolon alias bapak Nando Elikson Simbolon, Hotman Simbolon, br Sihombing. Lokasi kejadian Pasar I kampung Tapanuli Desa Tambak Rejo Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang.



Terjadi Keributan Di Ladang, gara-gara empat pelaku yang mengeroyok korban mengambil tanaman buah pisang di lokasi ladang Jonson Sihombing SH. Keadaan Ladang tanaman pisang dimana kondisinya telah dipulgar menjadi gudang plastik. Sedangkan lokasi tanaman pisang berletakkan di Gudang Plastik milik Saudara Jonson Sihombing SH. Saat korban mempertahankan tanaman pisang di lokasi gudangnya untuk tidak diambil. Empat pelaku tidak menghiraukan melakukan  pengeroyokan seperti prilaku premanisme Feri Simbolon mengejar memakai parang, Erikson Simbolon mendorong korban, br. Hombing memukul pakai balok Hotman Simbolon melemparkan batu kepada korban. Korban pun tak berdaya menahan langsung melangkah menuju ke pihak yang berwajib melaporkannya ke Polsek Percut Sei Tuan.


Sebelumnya tersangka pelaku pengeroyokan saudara Jonson Sihombing SH. Elikson Simbolon dan CS nya tentang pengerusakan lahan ubi milik Saudari Mesi br. Nababan tersangka pengeroyokan ini adalah terlapor terhadap pengrusakan lahan ubi. Hingga Saat ini berstatuskan seperti surat kepolisian yang memberitahukan hasil pengembangan penyidikan memberitahukan telah dinyatakan lengkap terhadap tersangka dan barang bukti telah kami serahkan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Labuhan Deli sesuai surat pengantar no: B/3093/x/2012 tanggal 18 oktober 2012 an tersangka Elikson Simbolon, dan no : B/3092/x/2012 tanggal 18 oktober 2012 an tersangka T. Nababan CS. Hingga Saat ini laporan menyangkut pelaku pengrusakan adalah berstatuskan tahanan Jaksa yang dapat penangguhan? ada apa dengan kejaksaan Negeri Labuhan Deli? apakah untuk pelaku kejahatan dapat diberikan penangguhan? di dalam kategori penangguhan seperti apa Elikson CS hingga dapat melakukan teror kembali kepada masyarakat yang lain di lokasi ladang tanaman masyarakat?.


http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-prn1/174604_367084793319811_615393495_n.jpg http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRtWeHn0hRYaOTu8yNV7NZjPMGosweHB8cjk0AnCyLwb73hQRFmCbmHKTAuAw
Mungkinkah Elikson Sihombing CS adalah pelaku kejahatan yang kebal hukum?. Kepala Kejaksaan Negeri Labuhan Deli dan Jaksa penanganan hukum Elikson CS ada apa ini sebenarnya?. Masyarakat harus berbuat apa? apakah menunggu dalam keresahan ujar Ketua 7 DPP Komnas WI yang ada dimintai tanggapannya dalam mendengar dan dikonfirmasi wartawan media online ini. Ketua 7 Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Wartawan Indonesia sangat Prihatin terjadinya hal seperti ini. Dimana korban Jonson Sihombing SH. adalah kerabatnya DPP Komnas WI. Sedangkan sosok Jonson Sihombing SH. adalah Ketua Sumatera Utara LSM asosiasi Independen Petani Indonesia (AIPI).


Ketua Umum DPP Komnas WI Bapak P. Mangku Prawira memberikan tanggapan tentang hal ini kedepannya adapun kejadian yang seperti ini marilah keadilan ditegakkan seadil-adilnya. Terhadap pemberitaan yang terjadi atas permasalahan ini jangan pernah ragu dan berhenti untuk mengabarkan, apabila Kejaksaan Negeri Labuhan Deli dan para Jaksa yang menangani tersangka Elikson Simbolon ini permasalahan biasa. Ataukah dianggap biasa biasa saja? saya beserta Jajaran Kepengurusan Komnas WI akan meminta tindak lanjut daripada pelaku Yudikatif hingga kejenjang Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, juga Kejaksaan Agung, beserta pejabat Yudikatif yang berwenang demi penegakan hukum yang seadil adilnya untuk masyarakat Sumatera Utara dan di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI.(on)

Minggu, 28 Oktober 2012

Sumut Kembali Lahirkan Ratusan Akademisi Berbasis Iptek


 

Melahirkan bibit berdaya saing dan mampu berkompetensi dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) untuk menghadapi persaingan dunia kerja merupakan dasar pembekalan gelar akademik 637 wisudawan/ti sekolah tinggi berbasis teknologi dan poliprofesi di Medan untuk jenjang pendidikan Diploma-3 dan Strata-1. Hal itu diungkapkan oleh Ketua STT Poliprofesi David JM Sembiring, M. Kom pada acara wisuda di Hotel Danau Toba, Medan, Sabtu (20/10).

Acara wisuda STT Poliprofesi Medan tahap ke dua pada 20 Oktober di tempat yang sama, Hotel Danau Toba. Selain kata sambutan dan peresmian wisudawan, acara wisuda ini juga diberikan sentuhan hiburan, melalui lagu-lagu dari daerah Tanah Karo dan Batak. Dimana yang menyanyikan merupakan mahasiswa dan mahasiswi dari STT Poliprofesi Medan yang tergabung dalam paduan suara. Dan cenderung, lagu yang dibawakan merupakan lagu yang memiliki makna orangtua yang berjuang agar anak nya mendapat sekolah yang layak.



Sebanyak 451 wisaudawan dan wisudawati mengikuti proses pelantikan usai menyelesaikan pendidikannya baik tingkat D3 maupun S1. Dan mereka pun yakin menatap masa depan, dengan berbagai pelatihan yang telah mereka dapat di Sekolah Tinggi Teknik Poliprofesi Medan.
Keyakinan mereka terlihat dari senyum cerah dan ceria.


"Momentum bersejarah angkatan ke-7 tahun 2012 merupakan seremonial realitas dunia kerja dari 1.807 alumni yang telah mendongkrak tercapainya pembangunan khususnya di Provinsi Sumatera Utara," kata David.

Meskipun kesenjangan antara dunia pendidikan dan kerja masih terjadi, tambahnya karena dipengaruhi tuntutan karakteristik masing-masing pihak yang tidak dapat diselaraskan. Sehingga, dunia kerja turut diwarnai oleh warna dari karakteristik yang terus menyesuaikan terhadap perubahan arus globalisasi.

Dengan mengusung tema ‘For Empowering You to Become Creativepreneurs’ diharapkan kepada wisudawan/ti yang telah menempuh bekal akademik berbasis Iptek mampu menciptakan penyeimbang dengan lahirnya peluang usaha pula.

"Selain mendorong terciptanya peluang usaha, upaya mendekatkan sekolah dengan dunia usaha menjadi satu alternatif terciptanya senirgitas yang tentu berpengaruh positif bagi proses pembekalan pendidikan," tambah David yang juga berterima kasih kepada pemerintah.