Rabu, 11 Juli 2012

PUASA-LEBARAN: Pemerintah Jamin Pasok Beras Amanm

Medan Gudang Data Online ;




Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Sumatera Utara selalu gagal membeli gula produksi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 2 untuk menjaga stabilitas harga di daerah itu. 
Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi B DPRD Sumut di Medan, Rabu, Kepala Bulog Divre Sumut Nasrun Rahmani mengatakan, pihaknya tidak mengetahui penyebab tidak pernah memenangi tender gula PTPN 2. 
Dalam beberapa kali penjualan gula di PTPN 2, pihaknya selalu berupaya untuk melakukan pembelian melalui prosedur tender. 
Pihaknya selalu menawarkan harga pembelian Rp9.510 per kg atau di atas jumlah prediksi yang ditetapkan PTPN 2 yaitu Rp9.300 per kg. 
Namun pihaknya selalu kalah tender karena ada pihak lain yang mengajukan harga pembelian sebesar Rp9.700 per kg. 





Disebabkan ingin menjaga stabilitas harga dan memelihara ketersediaan gula di Sumut, pihaknya menawarkan harga Rp9.700 per kg sebagaimana tawaran pihak pemenang tender. 
"Namun tetap tidak diterima juga," katanya. 
Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut Tengku Dirkhansyah Abu Subhan Ali mengaku kaget atas penolakan PTPN 2 terhadap pembelian dari Bulog tersebut. 
"Seakan-akan PTPN 2 tidak mau peduli dengan kebutuhan masyarakat Sumut," kata politisi Partai Demokrat itu. 
Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Sumut Brilian Moktar mengatakan, fenomena itu dapat menjadi pembenaran rumor tentang adanya kelompok mafia dalam penjualan gula di PTPN 2. 
Politisi PDI Perjuangan itu menyatakan, pemerintah melalui Kementerian BUMN harus mengambil kebijakan khusus guna mengatasi masalah tersebut. 
"Harus ada kebijakan khusus. Negara tidak boleh kalah sama mafia," katanya. 
Brilian juga mengaku heran dengan sikap PTPN 2 yang tidak memprioritaskan Bulog dalam pembelian gula tersebut. 
"Padahal, Bulog dan PTPN 2 sama-sama milik pemerintah. Kenapa PTPN 2 tidak membantu Bulog yang ingin menjaga stabilitas harga.(Topan P.)

3000 Massa SPBUN PTPN III Adakan Zikir Akbar, Apel Akbar, Donor Darah dan Bakti Sosial di Siantar

Medan Gudang Data Online ;








Massa SPBUN (Serikat Pekerja Perkebunan) PTPN III yang terdiri dari para karyawan dan karyawati mengadakan kegiatan zikir akbar, apel akbar dan donor darah serta bakti sosial secara massal berkisar masing-masing 3000 an orang di tiap kota dan beruntun di beberapa tempat di Sumatera Utara di antaranya di lapangan Ikabina, Rantauprapat pada tanggal 6 Juli, di lapangan Hoki, Kisaran pada tanggal 7 Juli, dan di lapangan Brimob Siantar pada tanggal 8 Juli. Kegiatan serupa ini rencananya akan ditutup pada puncak acara tanggal 10 Juli 2012 di lapangan Benteng, Medan.

Zikir akbar diikuti oleh karyawan dan masyarakat ini dimulai pada pukul 08.00 – 10.00 WIB yang dipimpin secara langsung oleh DR.H Andian Parlindungan, MA, Pimpinan Pusat Studi Ahlak, Jakarta untuk ketiga tempat yang telah diselenggarakan. Sedangkan acara apel akbar langsung dipimpin oleh inspektur upacara, Rachmat Prawira Kesumah, SE, MM, Direktur SDM PTPN III di tiga lokasi yaitu Rantauprapat, Kisaran dan Kodya Pematang Siantar.

Di kota Pematang Siantar, usai kegiatan apel akbar, SPBUN PTPN III menyerahkan bantuan 40 tong sampah yang diserahkan oleh Rachmat PK kepada Koni Ismail Siregar, Wakil WWalikota Siantar yang nantinya akan dikelola oleh Dinas Kebersihan Kodya Siantar. Sedangkan kegiatan bakti sosial telah dilaksanakan di beberapa titik kota kota Siantar diantaranya di jalan-jalan utama dan di taman makam pahlawan. Untuk donor darah terkumpul sebanyak 140 kantung yang disumbangkan oleh karyawan Distrik Simalungun dan dikoordinir oleh PMI Daerah Kabupaten Simalungun.

Dalam pidatonya, Rachmat PK yang mewakili jajaran Direksi PTPN III mengucapkan terima kasih kepada masyarakat di wilayah kebun-kebun dan unit PTPN III atas kerjasamanya selama ini yang cukup baik. 

“Kami menghaturkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak terutama kepada seluruh masyarakat. Semoga kerjasama yang baik ini akan membuahkan kelanggengan yang membawa keberkahan serta keuntungan bagi kedua belah pihak,” katanya.

Sementara itu, Mailanta Bangun Ketua Umum SPBUN PTPN III dalam keterangan Persnya mengungkapkan bahwa kegiatan yang bersifat massal selama 4 hari tersebut merupakan ungkapan rasa syukur karyawan atas bonus yang telah diterima. 

Selain itu kegiatan yang sangat bermanfaat ini juga untuk menunjukkan bahwa karyawan PTPN III yang jumlahnya kurang lebih 30.000 orang adalah bagian dari masyarakat Sumatera Utara yang eksis dan memiliki andil untuk pembangunan bangsa dan negara ini melalui pengabdian sebagai karyawan di perkebunan, katanya bangga.(Gabe)

Senin, 09 Juli 2012

Partai Golkar Sudah Melupakan Pendukung H.Syamsul Arifin di

 
Ratusan ribu masyarakat Kabupaten Langkat Kota Binjai pendukung Syamsul Arifin kecewa berat atas keputusan DPP Partai Golkar yang memberhentikan orang paling dihormati dikabupaten Langkat dan Binjai sebagai pengurus Partai Golkar Sumut serta baru baru ini  para pengurus semasa kepemimpinan Syamsul juga dipecat .Apakah samsul arifin tidak ada lagi dihati partai Golkar kata ujar Samsudin Ketua LSM Bintang Sejatidi Stabat Senin (9/7)

Mungkin saja Golkar sudah melupakan samsul Arifin sebagai kader Partai Golkar yang paling kocak di Sumatera utara ,karena semua partai politik punyak terik masing masing demi pemenagan pemilu tahun 2014 kata Samsudin menimpali .Mungkin saja menurut Aburizal Bakri Ketua Umum Partai Golkar Suara Pendukung Syansul Arifin di langkat Tidak begitu siknifikan demi pemenangan partai golkar di Pilpres tahun 2014


Mungkin orang lain tidak ingat tapi kami dilangkat ingat betul  belum saatnya diberhentikan sementara dari jabatan politik itu.tapi sudah diberhentikan  Padahal  saat ini proses persidangan perkara dugaan korupsi APBD Langkat masih berlangsung. “Mestinya dijunjung azas praduga tidak bersalah. Mungkin menurut Aburizal Bakri Abah Kami H.Syansul Arifin tidak aqda berbuat banyak untuk Partai Golkar. terlebih lagi menurut Golkar H.Syamsul Arifin tidak ada prestasi di partai.Golkar  Termasuk tidak berbuat apa apa memenangkan calon yang diusung Golkar di 23 kabupaten/kota di Sumut

Yah kami masyarakat Langkat tak mungkin lagi bernaung di pohon beringin yang membuang Abah kami kata H.Syamsul Arifin   keluh Samsudin.Kami terpaksa mencaqri partai baru partai yang menghormati jasa-jasa kadernya dalam membangun partai.Bukan membuang kadernya ketika tertimpa bencana


Ratusan ribu masyarakat Kabupaten Langkat Kota Binjai pendukung Syamsul Arifin kecewa berat atas keputusan DPP Partai Golkar yang memberhentikan orang paling dihormati dikabupaten Langkat dan Binjai sebagai pengurus Partai Golkar Sumut serta baru baru ini  para pengurus semasa kepemimpinan Syamsul juga dipecat .Apakah samsul arifin tidak ada lagi dihati partai Golkar kata ujar Samsudin Ketua LSM Bintang Sejatidi Stabat Senin (9/7)

Mungkin saja Golkar sudah melupakan samsul Arifin sebagai kader Partai Golkar yang paling kocak di Sumatera utara ,karena semua partai politik punyak terik masing masing demi pemenagan pemilu tahun 2014 kata Samsudin menimpali .Mungkin saja menurut Aburizal Bakri Ketua Umum Partai Golkar Suara Pendukung Syansul Arifin di langkat Tidak begitu siknifikan demi pemenangan partai golkar di Pilpres tahun 2014


Mungkin orang lain tidak ingat tapi kami dilangkat ingat betul  belum saatnya diberhentikan sementara dari jabatan politik itu.tapi sudah diberhentikan  Padahal  saat ini proses persidangan perkara dugaan korupsi APBD Langkat masih berlangsung. “Mestinya dijunjung azas praduga tidak bersalah. Mungkin menurut Aburizal Bakri Abah Kami H.Syansul Arifin tidak aqda berbuat banyak untuk Partai Golkar. terlebih lagi menurut Golkar H.Syamsul Arifin tidak ada prestasi di partai.Golkar  Termasuk tidak berbuat apa apa memenangkan calon yang diusung Golkar di 23 kabupaten/kota di Sumut

Yah kami masyarakat Langkat tak mungkin lagi bernaung di pohon beringin yang membuang Abah kami kata H.Syamsul Arifin   keluh Samsudin.Kami terpaksa mencaqri partai baru partai yang menghormati jasa-jasa kadernya dalam membangun partai.Bukan membuang kadernya ketika tertimpa bencana

Kamis, 05 Juli 2012

LSM Harapan Mandiri:Jumlah Orang Miskin Bertambah Sejak PTPN III Okupasi Kebun Rakyat Dibandar Bestsy


Semenjak   9 Desember tahun 2010 PTPN III telah menambah jumlah orang miskin di sumatera utara kata Budi Sitepu Ketua LSM Harapan Mandiri didampingi sekjenya Sampurno, dengan mengokupasi lahan rakyat di Bandar Betsy seluas 151 Ha dibawah pengawalan ketat satuan polisi Polres Simalungun Mengancurkan tanaman rakyat warga Bandar Betsy berupa ubi kayu rata dengan tanah 


Di masa rezim orde baru konflik tanah di Sumatera Utara  mencapai 700 kasus. Namun, saat ini bertambah hingga mencapai 875 kasus. Konflik agraria harus diselesaikan. Jika tidak diselesaikan, berarti tidak ada keadilan bagi rakyat kata Budi Sitepu 


negara tidak punya tanah."Negara hanya mengatur penggunaan tanah,"tandasya. Terkait konflik agraria perkebunan Bandar Betsy PTPN III dengan masyarakat. Budi Sitepu menyarankan agar pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun segera menyelesaikannya.

Pemkab Simalungun harus segera  menyelesaikan kasus tanah Bandar Betsy. Pemkab Simalungun, jangan lari dari tanggungjawab.Tujuannya, agar pemerintah serius menyelesaikan konflik agraria,ujar Sampurno .Pemkab Simalungun,  harus mampu menyelesaikan  persoalan lahan Bandar Betsy.